liputaninvestigasi.com – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, membuka Pendidikan Kader Ulama Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) ...
Kegiatan yang mengusung tema "Membangun Kader Ulama Ahlussunnah Wal Jama'ah di Era Digitalisasi" itu menjadi bagian dari upaya mencetak generasi ulama yang mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
Dalam sambutannya, Afdhal menegaskan bahwa arah pembangunan Banda Aceh tidak hanya difokuskan pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus memperkuat kualitas sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Menurutnya, identitas Banda Aceh sebagai daerah yang menerapkan syariat Islam menjadi landasan penting dalam setiap kebijakan pembangunan. Karena itu, kemajuan kota harus berjalan beriringan dengan penguatan nilai spiritual dan keagamaan.
"Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas masyarakat yang memiliki akhlak, ilmu, dan komitmen menjaga nilai-nilai Islam," ujar Afdhal.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Banda Aceh berkomitmen menjaga kesinambungan estafet keilmuan Islam melalui lahirnya kader-kader ulama yang mampu mempertahankan ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua MPU Kota Banda Aceh, Tgk. Syibral Malasyi, mengatakan pelaksanaan Pendidikan Kader Ulama merupakan bagian dari amanat yang diemban MPU sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA). Program tersebut juga berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an, khususnya Surat Ali Imran ayat 104 yang mengajarkan pentingnya mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran.
Menurutnya, pendidikan kader ini diharapkan dapat melahirkan generasi ulama yang memiliki kapasitas keilmuan, integritas, serta siap melanjutkan peran MPU di masa mendatang.
Ketua Sekretariat MPU Kota Banda Aceh, Alizar, menjelaskan kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Juli 2026, dengan melibatkan 40 peserta yang berasal dari kalangan guru dayah dan alumni dayah di Kota Banda Aceh.
Ia menyebutkan, peserta akan mengikuti berbagai materi yang disampaikan oleh ulama, akademisi, serta intelektual muslim sesuai bidang keahlian masing-masing. Pada hari terakhir, kegiatan akan ditutup dengan orientasi lapangan di Dayah Darul Abrar, Calang, Kabupaten Aceh Jaya.
Melalui kegiatan tersebut, MPU Kota Banda Aceh berharap lahir kader-kader ulama yang mampu menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus berperan aktif dalam membimbing masyarakat di tengah perkembangan era digital.
