liputaninvestigasi.com – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo) Kota Sabang, Agus Halim, SE.Ak., C.EC., C....
liputaninvestigasi.com – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo) Kota Sabang, Agus Halim, SE.Ak., C.EC., C.PM., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas pengukuhan Prof. Dr. Ir. Umi Fathanah, ST., MT. sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Teknologi Rekayasa Kimia Polimer dan Membran Fungsional pada Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK).
Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas Syiah Kuala di Gedung Academic Activity Center (AAC) Prof. Dr. Dayan Dawood, M.A., Banda Aceh, Selasa (7/7/2026), yang dihadiri pimpinan universitas, sivitas akademika, keluarga, serta para tamu undangan.
Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Umi Fathanah memaparkan hasil penelitian mengenai pengembangan membran antifouling berbasis rekayasa aditif hidrofilik sebagai inovasi untuk meningkatkan efektivitas teknologi pengolahan air bersih. Penelitian tersebut menjadi salah satu kontribusi penting dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan yang memanfaatkan biomassa lokal sebagai material fungsional berkelanjutan.
Agus Halim mengungkapkan bahwa dirinya telah mengenal Prof. Umi sejak keduanya aktif sebagai remaja masjid di Masjid Al Mukmin Perada, Banda Aceh.
"Saya mengenal beliau sejak kami sama-sama aktif sebagai remaja di Masjid Al Mukmin Perada Banda Aceh. Sejak saat itu beliau telah menunjukkan semangat belajar, kedisiplinan, dan komitmen yang tinggi. Nilai-nilai tersebut terus terjaga hingga mengantarkan beliau meraih jabatan akademik tertinggi sebagai Guru Besar," ujar Agus Halim.
Menurutnya, perjalanan akademik Prof. Umi merupakan hasil dari dedikasi, integritas, serta konsistensi yang terus dipertahankan selama bertahun-tahun dalam dunia pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Agus juga menyampaikan bahwa hubungan baik dengan Prof. Umi terus terjalin melalui berbagai bentuk kerja sama profesional yang pernah dilakukan.
"Saya menyaksikan bagaimana beliau selalu mengedepankan profesionalisme, integritas, dan semangat berbagi ilmu. Pengukuhan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Universitas Syiah Kuala, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Aceh," katanya.
Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Sabang, Agus Halim turut mendoakan agar Prof. Umi senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah sebagai Guru Besar.
"Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan untuk terus melahirkan karya-karya ilmiah yang bermanfaat, membimbing generasi penerus, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pembangunan Aceh maupun Indonesia," tuturnya.
Ucapan selamat juga disampaikan oleh sahabat lama Prof. Umi, Aida Fitria, S.Pd., yang saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala SMA Negeri 1 Sabang. Keduanya pernah menempuh pendidikan dan tinggal di rumah kos yang sama semasa kuliah.
Menurut Aida, keberhasilan Prof. Umi merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan konsistensi yang telah dibangun sejak masa muda.
"Saya mengenal beliau sejak kami sama-sama menempuh pendidikan dan tinggal di tempat kos yang sama. Sejak dulu beliau dikenal sebagai pribadi yang tekun, rendah hati, dan tidak pernah berhenti belajar. Pengukuhan sebagai Guru Besar hari ini adalah buah dari kerja keras, dedikasi, dan konsistensi yang telah beliau tunjukkan selama bertahun-tahun. Semoga menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya para pelajar di Aceh," ujarnya.
Pengukuhan Prof. Dr. Ir. Umi Fathanah, ST., MT. diharapkan semakin memperkuat peran Universitas Syiah Kuala dalam menghasilkan inovasi berbasis riset yang bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
