liputaninvestigasi.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Partai NasDem, Saifuddin Muhammad atau yang akrab disapa Yah F...
Kegiatan yang berlangsung usai salat Asar hingga pukul 18.00 WIB tersebut dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, imeum mukim, kaum disabilitas, serta perwakilan pengurus PAC NasDem dari Kecamatan Peudada, Peulimbang, dan Jeunieb. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan serta persoalan yang dihadapi di wilayah masing-masing.
Dalam kesempatan itu, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi yang dinilai mendesak, terutama terkait kerusakan infrastruktur pertanian akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir tahun 2025.
Salah seorang tokoh masyarakat Peudada, Abu Masrul H. Saifudin, menyebutkan bahwa kehadiran wakil rakyat dari tingkat provinsi menjadi kesempatan berharga bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi.
“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan reses ini karena masyarakat dapat menyampaikan langsung berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian Pemerintah Aceh. Salah satu yang paling mendesak adalah perbaikan jaringan irigasi yang rusak akibat banjir dan longsor pada akhir tahun 2025, karena jaringan irigasi tersebut sangat dibutuhkan masyarakat. Sejak banjir terjadi hingga sekarang, saluran irigasi di kawasan persawahan Peudada dan sekitarnya belum dapat difungsikan sehingga menghambat aktivitas pertanian,” ujarnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Yah Fud menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab wakil rakyat untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya. Menurutnya, seluruh masukan yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan program pembangunan di tingkat Provinsi Aceh.
“Saya sangat senang dapat bertemu dan berdialog langsung dengan masyarakat. Berbagai usulan yang disampaikan hari ini akan kami tampung dan perjuangkan sesuai kewenangan kami sebagai anggota DPRA, baik dalam fungsi legislasi, penganggaran maupun pengawasan,” kata Yah Fud.
Kegiatan reses ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam mempercepat realisasi berbagai program pembangunan yang dibutuhkan, khususnya di sektor pertanian dan infrastruktur yang menjadi penopang utama perekonomian masyarakat di wilayah Peudada, Peulimbang, dan Jeunieb. (Taufiq)
