liputaninvestigasi.com – Pemerintah Kota Banda Aceh bergerak cepat membantu warga yang menjadi korban musibah kebakaran di Dusun Sejahtera,...
liputaninvestigasi.com – Pemerintah Kota Banda Aceh bergerak cepat membantu warga yang menjadi korban musibah kebakaran di Dusun Sejahtera, Gampong Deah Glumpang, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.
Melalui Dinas Sosial Kota Banda Aceh, bantuan masa panik langsung disalurkan setelah tim melakukan pendataan dan asesmen terhadap kebutuhan para korban. Langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan penanganan cepat.
Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh, Sukmawati mengatakan, pihaknya langsung turun melakukan penanganan sesuai arahan Wali Kota Banda Aceh agar seluruh jajaran pemerintah sigap dalam membantu masyarakat yang mengalami musibah.
“Begitu mendapatkan informasi kebakaran, tim kami langsung melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan masa panik kepada korban. Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan masyarakat yang tertimpa musibah tetap mendapatkan perhatian,” ujar Sukmawati, Kamis (18/6/2026).
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan berupa kebutuhan dasar yang dapat digunakan korban selama masa tanggap darurat. Adapun bantuan tersebut meliputi kebutuhan pangan dan perlengkapan rumah tangga seperti beras, mi instan, telur, peralatan memasak, kompor gas, kasur, serta kebutuhan penting lainnya.
“Bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan awal korban selama kurang lebih lima hingga tujuh hari ke depan. Harapannya, warga tidak terbebani dengan kebutuhan pokok setelah mengalami musibah,” jelasnya.
Selain bantuan dari Dinas Sosial, korban kebakaran juga menerima santunan dari Baitul Mal Kota Banda Aceh. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Baitul Mal Kota Banda Aceh, Yusuf Al-Qardhawy kepada Darwis, salah seorang korban yang kehilangan tempat tinggal dan sejumlah harta benda akibat kebakaran.
Yusuf menyampaikan bahwa musibah kebakaran menjadi ujian berat bagi korban dan keluarganya. Kehadiran Baitul Mal diharapkan dapat membantu meringankan beban serta memberikan dukungan agar korban dapat kembali menjalani kehidupan secara perlahan.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi korban dalam memenuhi kebutuhan mendesak pascakebakaran. Ini merupakan bentuk kepedulian dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang dikelola untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” kata Yusuf.
Pemerintah Kota Banda Aceh memastikan akan terus hadir dalam memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat, terutama bagi warga yang terdampak bencana maupun kondisi darurat lainnya.
