Aceh Utara/liputaninvestigasi.com- Pembukaan pasar malam di Lapangan Desa Panteu Breuh, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (3...
Aceh Utara/liputaninvestigasi.com-Pembukaan pasar malam di Lapangan Desa Panteu Breuh, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (30/6/2026), berlangsung penuh kehangatan dan nuansa kekeluargaan.
Sebelum resmi beroperasi, pengelola pasar malam menggelar acara tasyakuran dan santunan bagi anak yatim sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama agar kegiatan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Dhumrah Andepa. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kelancaran, dan keberkahan selama pasar malam berlangsung.
Sebanyak 15 anak yatim dari sejumlah desa di Kecamatan Baktiya menerima santunan yang diserahkan langsung oleh Sulaiman atau yang akrab disapa Ayah Man Bireuen.
"Semoga pasar malam ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membawa manfaat ekonomi bagi warga dan pelaku usaha kecil," ujar Sulaiman.
Pasar malam tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 22 Juli 2026 dan beroperasi setiap hari mulai pukul 14.30 WIB hingga 00.00 WIB.
Berbagai wahana permainan disiapkan untuk menghibur pengunjung dari berbagai kalangan usia, mulai dari Tong Gila, Ontang-anting, Kereta Api Mini, Kuda Mini, hingga sejumlah permainan lainnya.
Menurut Sulaiman, seluruh wahana telah dilengkapi dengan sistem pengamanan yang memadai guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengunjung.
Selain wahana hiburan, pasar malam juga diramaikan puluhan stan kuliner dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal yang menawarkan beragam makanan, minuman, dan jajanan khas.
"Kehadiran UMKM diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menjadi sarana promosi bagi pelaku usaha lokal," katanya.
Untuk dapat berjualan di lokasi pasar malam, pelaku UMKM dikenakan biaya sewa lapak yang bervariasi sesuai ukuran dan lokasi, mulai dari Rp20.000 hingga Rp600.000. Sementara biaya kebersihan dan penerangan berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000 yang dipungut dua kali sehari.
"Dengan diawali kegiatan tasyakuran dan santunan anak yatim, Pasar Malam Panteu Breuh diharapkan menjadi pusat hiburan masyarakat Baktiya dan sekitarnya sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal selama masa penyelenggaraan". Tutupnya (Munawir)
