liputaninvestigasi.com – Anggota DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad, mendorong Pemerintah Aceh untuk memastikan seluruh ibu hamil dan menyusui...
liputaninvestigasi.com – Anggota DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad, mendorong Pemerintah Aceh untuk memastikan seluruh ibu hamil dan menyusui memperoleh jaminan layanan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) secara menyeluruh dan tanpa pengecualian.
Menurutnya, kelompok ibu hamil dan menyusui merupakan kategori rentan yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah, terutama dalam menjamin akses terhadap layanan kesehatan yang aman, layak, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kebijakan JKA diharapkan tidak dibatasi oleh klasifikasi tertentu yang justru berpotensi menghambat akses layanan bagi mereka.
Ia menekankan bahwa jaminan kesehatan bagi ibu hamil dan menyusui tidak hanya menyangkut aspek pelayanan medis semata, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi, serta meningkatkan kualitas kesehatan generasi masa depan Aceh.
“Pemerintah harus memastikan tidak ada ibu hamil dan menyusui yang terlewat dari jaminan kesehatan. Ini adalah tanggung jawab dasar dalam melindungi kelompok yang paling membutuhkan,” ujarnya. Rabu (22/4/2026).
Lebih lanjut, Tuanku Muhammad mengingatkan agar implementasi program JKA dilakukan secara tepat sasaran dan berkeadilan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Ia juga berharap Pemerintah Aceh dapat memperkuat komitmen terhadap pelayanan kesehatan inklusif sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
