Bireuen/liputaninvestigasi.com- Warga Desa Cot Tufah, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, mengeluhkan belum meratanya bantuan pasca b...
Bireuen/liputaninvestigasi.com- Warga Desa Cot Tufah, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, mengeluhkan belum meratanya bantuan pasca banjir yang melanda wilayah mereka. Hingga saat ini, masih ada sejumlah keluarga yang belum menerima bantuan, meskipun sebagian warga lainnya sudah mendapatkannya.
Salah satu warga, Musaitir Machmud, mengatakan lima bulan pasca bencana melanda, keluarganya bersama beberapa warga lain masih menunggu bantuan sejak banjir terjadi. Ia menilai kondisi ini sangat memprihatinkan karena mereka juga mengalami kerusakan rumah dan kesulitan ekonomi.
“Kami sudah cukup lama menunggu, tapi sampai sekarang belum ada bantuan Bantuan Jatah Hidup (Jadup) rehab rekon dan bantuan lainnya yang kami terima kecuali sembako. Sementara warga lain sudah mendapatkannya,” ujar Musaitir. Selasa (14/4/2026).
Menurutnya, situasi ini menimbulkan rasa tidak adil di tengah masyarakat. Warga yang belum menerima bantuan merasa seperti tidak diperhatikan, padahal mereka juga terdampak langsung oleh bencana.
Selain itu, warga juga menilai proses penyaluran bantuan berjalan lambat dan tidak jelas. Mereka berharap pemerintah segera mengevaluasi sistem distribusi bantuan agar lebih merata dan tepat sasaran.
“Kami tidak butuh janji, kami butuh bantuan nyata. Rumah kami rusak, kondisi ekonomi juga sulit,” tambahnya.
Warga Desa Cot Tufah meminta pemerintah segera turun tangan untuk memastikan semua korban banjir mendapatkan bantuan yang sama tanpa ada perbedaan.
Mereka juga berharap ada penjelasan terkait kendala yang menyebabkan bantuan belum sampai kepada sebagian warga.
"Saat ini, kami sangat membutuhkan bantuan, perbaikan rumah, serta dukungan untuk memulihkan kondisi ekonomi pasca banjir" Ujarnya.
