Bireuen/Liputaninvestigasi.com- Penutupan Festival Ramadhan ke-II Ikatan Santri Raya (ISRA) Kecamatan Gandapura berlangsung khidmat dan meri...
Bireuen/Liputaninvestigasi.com-Penutupan Festival Ramadhan ke-II Ikatan Santri Raya (ISRA) Kecamatan Gandapura berlangsung khidmat dan meriah pada Kamis malam, 12 Maret 2026 di halaman Kantor Camat Gandapura, Kabupaten Bireuen.
Acara tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen Anwar S.Ag, Ketua Komisi IV DPRK Bireuen Hidayatus Siddiq, Ketua APDESI Gandapura Keuchik Mauliadi, perwakilan BKAD Keuchik M. Husen, Imum Syik Masjid Gandapura Tgk Burhanuddin, Kepala KUA Gandapura M. Halim, serta perwakilan Camat Gandapura yang diwakili Sekretaris Camat Gandapura Hamdani dan para keuchik dari 40 desa di wilayah Kecamatan Gandapura serta Mukim Gandapura Barat Usman Kelana.
Festival Ramadhan ke II yang digagas oleh Ikatan Santri Raya (ISRA) Gandapura di bawah kepemimpinan Tgk Muzammil ini berlangsung selama empat hari, mulai 9 hingga 13 Maret 2026.
Dalam festival tersebut panitia menyelenggarakan lima cabang perlombaan, yaitu lomba azan, mantan taqrib, kitab Bajuri, tahfiz Al-Qur’an, serta lomba cerdas cermat.
Ketua ISRA Gandapura Tgk Muzammil mengatakan kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi serta meningkatkan semangat belajar agama bagi generasi muda.
“Festival ini bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat generasi muda untuk terus belajar ilmu agama,” ujarnya kepada wartawan liputaninvestigasi malam jumat 13 Maret 2026.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para keuchik dari 40 desa di Kecamatan Gandapura serta para donatur dari berbagai pihak yang telah membantu suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Keuchik Dayat dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar kegiatan festival keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun. Ia bahkan mengusulkan agar kegiatan tersebut dapat didukung melalui dana aspirasi atau pokok pikiran (pokir) dewan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen Anwar S.Ag dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Festival Ramadhan ISRA Gandapura yang dinilai mampu membangun semangat intelektual santri sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Ia mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan dayah yang kuat serta membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan berilmu.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk terus dikembangkan karena mampu melatih kemampuan santri dalam memahami ilmu agama, sekaligus membangun karakter generasi muda yang Islami dan berakhlakul karimah,” ujar Anwar.
Ia juga berharap Festival Ramadhan ISRA dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan melibatkan lebih banyak santri serta dukungan dari pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen di Kecamatan Gandapura.
Penutupan festival secara resmi dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen Anwar S.Ag.
Pada festival tahun ini, Mukim Gandapura Timur berhasil meraih juara umum Festival Ramadhan ISRA.
Selain festival Ramadhan, ISRA Gandapura juga secara rutin melaksanakan kegiatan keagamaan lainnya seperti pengajian kitab kuning setiap selesai shalat Subuh di Masjid Besar At-Taqwa Gandapura, safari Ramadhan, serta kegiatan takbir menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan dalam memperkuat syiar Islam dan mempererat persatuan masyarakat di Kecamatan Gandapura. (Taufiq)
