liputaninvestigasi.com – Dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan arus mudik serta arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Ra...
liputaninvestigasi.com – Dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan arus mudik serta arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah Kota Sabang menjalin kolaborasi strategis bersama RAPI Kota Banda Aceh melalui penguatan komunikasi dan koordinasi di lapangan. Sabtu (28/3/2026).
Sinergi ini diwujudkan melalui penempatan personel Satuan Tugas (Satgas) RAPI Kota Banda Aceh di wilayah Kota Sabang, yang merupakan titik paling ujung barat Indonesia. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan wisatawan ke Pulau Weh, yang setiap tahunnya menjadi destinasi favorit saat libur Lebaran.
Ketua RAPI Kota Sabang, Agus Halim (JZ 01 MAX), menyampaikan bahwa pihaknya telah memprediksi peningkatan signifikan jumlah pengunjung, terutama pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.
“Sabang menjadi salah satu alternatif utama destinasi wisata. Karena itu, kami telah melakukan langkah antisipatif, termasuk memperkuat personel dan sistem komunikasi di lapangan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa puncak arus balik diperkirakan terjadi pada hari ke-5 hingga ke-7 setelah Idul Fitri, di mana mobilitas masyarakat diprediksi mencapai titik tertinggi.
“Keterbatasan personel di Sabang menjadi perhatian, sehingga dukungan dari RAPI Banda Aceh sangat penting, khususnya dalam memperkuat komunikasi, koordinasi, dan pelayanan informasi kepada masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua RAPI Kota Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab (JZ01ADH), menyatakan pihaknya siap mendukung penuh pengamanan di wilayah Sabang.
“Kami merasa bangga dan terhormat atas kepercayaan ini. Personel Satgas kami ditempatkan di sejumlah titik rawan untuk membantu kelancaran arus masyarakat di wilayah paling barat Indonesia,” katanya.
Daniel menegaskan, peran RAPI tidak hanya dalam kondisi darurat seperti bencana, tetapi juga sebagai penghubung komunikasi di lapangan, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan jaringan telekomunikasi.
“RAPI hadir untuk memastikan komunikasi tetap berjalan, termasuk saat terjadi lonjakan aktivitas seperti libur Idul Fitri,” jelasnya.
Wakil Komandan Satgas RAPI Kota Banda Aceh, Muhammad Daffa (JZ 01 ABA), yang turut terjun langsung ke Sabang, mengungkapkan bahwa kondisi arus balik terpantau padat, namun tetap terkendali.
“Arus balik memang cukup padat, namun komunikasi di lapangan berjalan lancar dan tidak ditemukan kendala berarti,” ungkapnya.
Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026 secara optimal, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus transportasi selama masa libur Lebaran di Kota Sabang.
Melalui sinergi ini, RAPI kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung sistem komunikasi darurat dan pelayanan kepada masyarakat, terutama pada momen-momen penting seperti Hari Raya Idul Fitri.
