liputaninvestigasi.com – Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, kembali menggelar program Ramadhan Bersama Ketua DPRK Banda Aceh dengan mengha...
liputaninvestigasi.com – Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, kembali menggelar program Ramadhan Bersama Ketua DPRK Banda Aceh dengan menghadirkan sosok inspiratif bagi kalangan anak muda.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 1 Maret 2026, di Rumah Dinas Ketua DPRK Banda Aceh, Neusu Jaya, kali ini menghadirkan influencer Aceh yang cukup dikenal di media sosial, Cudbul.
Perempuan yang memiliki nama lengkap Cud Wahyuni Rosita tersebut hadir berbincang bersama para generasi muda, khususnya kalangan Gen Z dan milenial yang diundang dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran figur asal Aceh Utara itu membuat suasana acara menjadi lebih hidup. Selama ini, Cudbul dikenal publik melalui berbagai konten media sosialnya yang penuh canda serta cerita keseharian yang menghibur warganet.
Dalam kesempatan itu, Cudbul berbagi pengalaman mengenai perjalanan dirinya di dunia digital, termasuk bagaimana ia berusaha menyampaikan pesan-pesan positif melalui konten yang dibuat.
Di hadapan para peserta, ia juga menceritakan berbagai tantangan yang pernah dihadapinya di media sosial, mulai dari komentar negatif, perundungan, hingga kritik tajam dari warganet. Meski demikian, ia mengaku berusaha tetap tegar dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk terus berkarya.
Cudbul juga berbagi kisah tentang masa-masa sulit yang pernah dialaminya serta bagaimana ia bangkit kembali hingga bisa dikenal seperti sekarang.
Sementara itu, Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, berharap kehadiran Cudbul dalam kegiatan tersebut dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi generasi muda.
Menurutnya, generasi Z yang saat ini sangat aktif di dunia digital memiliki peran penting dalam menciptakan ruang media sosial yang lebih sehat dan bermanfaat.
“Anak-anak muda yang aktif di media sosial diharapkan dapat menghadirkan konten-konten yang positif dan inspiratif, sehingga mampu memberi pengaruh baik bagi masyarakat,” ujarnya.
Irwansyah juga menilai bahwa media sosial tidak selalu membawa dampak negatif. Jika dimanfaatkan secara bijak, platform digital justru memiliki potensi besar untuk mendorong perubahan ke arah yang lebih baik.
Ia menambahkan, kegiatan Ramadhan bersama ini akan terus dilaksanakan sebagai ruang pertemuan antara generasi muda dengan tokoh-tokoh inspiratif, khususnya dari dunia digital.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir lebih banyak cerita inspiratif serta semangat untuk menebarkan nilai-nilai positif di tengah masyarakat, terutama melalui media sosial.
