Aceh Tamiang/liputanonvestigasi.com- Di tengah bulan suci Ramadan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Tamiang melalui layanan keber...
Aceh Tamiang/liputanonvestigasi.com-Di tengah bulan suci Ramadan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Tamiang melalui layanan kebersihan lingkungan terus bergerak melakukan pembersihan rumah warga yang masih dipenuhi lumpur pascabanjir bandang. Upaya ini dilakukan agar masyarakat dapat kembali menempati rumahnya dengan lebih nyaman, khususnya dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.
Hingga saat ini, sejumlah rumah di beberapa kecamatan terdampak masih dalam kondisi kotor dan berlumpur akibat sisa material banjir. PMI bersama relawan secara bertahap melakukan pembersihan, mulai dari pengangkatan lumpur, pencucian lantai dan dinding, hingga penyemprotan disinfektan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
PMI melaksanakan layanan kebersihan lingkungan berupa pembersihan rumah-rumah warga terdampak banjir yang masih berlumpur.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim relawan PMI Aceh Tamiang yang dikoordinatori oleh Koordinator Kebersihan Lingkungan, Reza Pahlawan.
Pembersihan dilakukan di sejumlah wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.
Dilaksanakan secara intensif selama bulan Ramadan dan akan terus berjalan sesuai kebutuhan di lapangan hingga menjelang Idulfitri.
Masih banyak rumah warga yang belum sepenuhnya bersih dari lumpur dan sisa material banjir. Kondisi tersebut berisiko terhadap kesehatan serta mengganggu kenyamanan warga dalam menjalankan ibadah puasa dan menyambut Lebaran.
Tim PMI mendatangi rumah warga secara langsung dengan membawa peralatan kebersihan seperti pompa air, sekop, sapu, dan cairan disinfektan. Pembersihan dilakukan secara gotong royong bersama warga untuk mempercepat proses pemulihan.
Koordinator Kebersihan Lingkungan PMI Aceh Tamiang, Reza Pahlawan, mengatakan bahwa layanan ini merupakan bentuk komitmen PMI dalam mendukung pemulihan pascabencana.
“Di bulan Ramadan ini, kami ingin memastikan warga bisa menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan nyaman. Banyak rumah yang masih dipenuhi lumpur dan belum layak ditempati secara optimal. Karena itu, tim kami terus bergerak setiap hari melakukan pembersihan agar masyarakat bisa berkumpul bersama keluarga saat Lebaran nanti,” ujar Reza. Senin (23/02/2026)
Salah satu warga yang rumahnya dibersihkan, Ahmad Fauzi (38), mengaku sangat terbantu dengan kehadiran PMI.
“Rumah kami sebelumnya masih penuh lumpur dan sulit dibersihkan sendiri karena peralatannya terbatas. Alhamdulillah, relawan PMI datang membantu dari pagi sampai selesai. Sekarang rumah sudah jauh lebih bersih dan kami bisa lebih nyaman menjalani puasa,” ungkapnya.
PMI menegaskan akan terus mengerahkan layanan kebersihan lingkungan selama masih ada rumah warga yang membutuhkan bantuan. Selain pembersihan, PMI juga mengimbau masyarakat untuk menjaga sanitasi lingkungan guna mencegah munculnya penyakit pascabanjir.
