liputaninvestigasi.com – Pemerintah Aceh secara resmi telah menyerahkan Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) kep...
liputaninvestigasi.com – Pemerintah Aceh secara resmi telah menyerahkan Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) kepada Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 3 Februari 2026 lalu.
Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, dalam keterangan resminya. Ia menjelaskan bahwa dokumen R3P yang telah disahkan oleh Gubernur Aceh tersebut memuat data lengkap terkait kerusakan, kerugian, serta rencana pemulihan menyeluruh pascabencana di seluruh wilayah Aceh.
“Dokumen R3P ini mencakup usulan dari semua level kewenangan, mulai dari kementerian/lembaga pusat, Pemerintah Provinsi Aceh, hingga pemerintah kabupaten/kota,” ujar MTA.
Menurutnya, tim dari Bappenas RI sebelumnya juga telah turun langsung ke Aceh untuk melakukan rapat koordinasi bersama Pemerintah Aceh dalam rangka penyelarasan dokumen R3P tersebut.
Saat ini, kata dia, BNPB sedang melakukan proses verifikasi terhadap seluruh dokumen yang telah disampaikan. Setelah proses administrasi selesai, BNPB akan melakukan verifikasi faktual langsung ke lapangan pada kabupaten/kota terdampak bencana sesuai dengan data yang tercantum dalam R3P.
“Setelah verifikasi lapangan dilakukan, BNPB akan meneruskan hasilnya kepada Bappenas RI sebagai dasar persiapan program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh,” jelasnya.
Berdasarkan dokumen R3P yang diajukan, total kebutuhan anggaran untuk pemulihan Aceh pascabencana mencapai Rp153,3 triliun. Anggaran tersebut terbagi ke dalam beberapa kewenangan, yaitu kewenangan kementerian/lembaga pusat sebesar Rp41,8 triliun, kewenangan Pemerintah Aceh Rp22 triliun, kewenangan kabupaten/kota Rp60,43 triliun, serta kontribusi masyarakat dan dunia usaha sebesar Rp29 triliun.
Pemerintah Aceh, lanjut MTA, terus melakukan berbagai langkah pemulihan dan koordinasi dengan pemerintah pusat guna mempercepat proses rehabilitasi bagi masyarakat terdampak.
“Dalam berbagai kesempatan, Gubernur Aceh selalu mengajak seluruh komponen untuk tetap bersatu dan bersama-sama membangun Aceh agar bangkit lebih kuat dari bencana ini,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Aceh akan terus menyampaikan informasi terbaru terkait perkembangan proses R3P kepada publik dan media.
“Jika ada perkembangan lebih lanjut, akan segera kami informasikan kepada rekan-rekan media. Terima kasih,” tutup MTA.
