Bireuen/liputaninvestigasi.Com- Langkah-langkah kecil anak-anak Desa Jeumpa Sikureng di sebuah jalan tanah itu terasa lebih ringan hari it...
Bireuen/liputaninvestigasi.Com- Langkah-langkah kecil anak-anak Desa Jeumpa Sikureng di sebuah jalan tanah itu terasa lebih ringan hari itu. Di sela aktivitas program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0111/Bireuen, kebersamaan sederhana justru menjadi pemandangan yang paling menghangatkan, Sabtu (21/2/2026).
Pelda Afriadi, salah satu anggota Satgas, tampak berjalan berdampingan dengan anak-anak desa. Tidak ada jarak, tidak ada sekat. Hanya tawa, canda polos, dan obrolan ringan yang mengalir di sepanjang jalan yang setiap hari mereka lalui untuk bersekolah.
Di tengah pembangunan infrastruktur, ia memilih sejenak berhenti dari kesibukan fisik. Baginya, membangun desa juga berarti menyentuh hati dan masa depan generasi mudanya.
Anak-anak yang awalnya hanya memperhatikan para prajurit bekerja, dengan badan kekar tegas, kini merasa dekat bak seperti sahabat. Mereka menggandeng tangan, berlari kecil, bahkan berebut ingin berjalan di samping Pelda Afriadi. Suasana itu menghadirkan rasa aman dan kebahagiaan sederhana yang sulit dilupakan.
“Kalau kalian besar nanti, negeri ini ada di tangan kalian. Karena itu, rajin belajar dan jadilah anak yang baik,” ucap Pelda Afriadi dengan lembut.
Pesan itu disampaikan bukan dalam suasana formal, melainkan di tengah tawa dan permainan. Cara sederhana ini membuat anak-anak lebih mudah memahami, sekaligus menanamkan rasa cinta terhadap bangsa sejak dini.
Kehadiran prajurit di desa bukan hanya menghadirkan pembangunan jalan, tetapi juga menghadirkan teladan. Bagi anak-anak Jeumpa Sikureng, prajurit bukan sekadar sosok berseragam, melainkan sahabat yang mendengarkan, menghibur, dan memberi motivasi.
TMMD ke-127 memang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan sarana dan prasarana. Namun, di balik itu, ada nilai kemanusiaan yang tumbuh—kedekatan, kepedulian, dan rasa memiliki satu sama lain.
Jalan yang sedang dibangun itu kini menjadi saksi lahirnya hubungan yang hangat antara TNI dan rakyat. Di sana, harapan tumbuh perlahan. Bukan hanya tentang desa yang lebih maju, tetapi tentang anak-anak yang kelak akan menjaga dan membangun negeri ini dengan penuh tanggung jawab.
Melalui sentuhan kecil seperti ini, TMMD kembali menunjukkan bahwa pembangunan sejati tidak hanya menyentuh tanah, tetapi juga hati manusia.
