liputaninvestigasi.com — Wajah haru terpancar dari Zulkarnaini (45), warga Gampong Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, ketika menerima kunci r...
liputaninvestigasi.com — Wajah haru terpancar dari Zulkarnaini (45), warga Gampong Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, ketika menerima kunci rumah barunya pada Jumat (20/2/2026). Setelah bertahun-tahun hidup dalam kondisi serba terbatas, kini ia bersama keluarga akhirnya memiliki tempat tinggal yang aman dan layak.
Rumah tersebut merupakan bantuan program rumah layak huni dari Baitul Mal Kota Banda Aceh yang dilaksanakan bersama Pemerintah Kota Banda Aceh. Kunci rumah diserahkan langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal.
Bagi Zulkarnaini, bantuan itu lebih dari sekadar bangunan. Ia menyebut rumah tersebut sebagai jawaban atas harapan panjang yang selama ini dipanjatkannya. Sebelumnya, ia dan keluarga tinggal di hunian yang jauh dari standar kelayakan.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Banda Aceh menyampaikan bahwa zakat memiliki peran sosial besar apabila dikelola dengan amanah dan tepat sasaran. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kota dan Baitul Mal menjadi faktor penting hadirnya program yang benar-benar dirasakan masyarakat kurang mampu.
Ia berharap rumah yang diberikan dapat menjadi tempat tumbuhnya kebahagiaan serta masa depan yang lebih baik bagi penerima manfaat. Wali kota juga mengapresiasi para muzakki yang telah mempercayakan penyaluran zakatnya melalui Baitul Mal.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota Banda Aceh, Irwan, menegaskan bahwa setiap dana zakat yang diterima disalurkan secara bertanggung jawab dan sesuai peruntukan.
Menurutnya, bantuan rumah tidak hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi wujud nyata kepedulian sosial dari zakat yang ditunaikan para muzakki untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dana yang dipercayakan masyarakat kami pastikan sampai kepada yang berhak dan memberi dampak langsung bagi kehidupan mereka,” ujarnya.
