liputaninvestigasi.com — Pemerintah Kecamatan Gandapura memastikan seluruh bantuan bagi warga terdampak banjir telah disalurkan secara meny...
Bantuan yang disalurkan terdiri dari 18 jenis kebutuhan pokok dan perlengkapan, di antaranya beras 40 kilogram, mi instan, susu kental manis, susu beruang, air mineral botol, tenda keluarga, popok bayi, popok lansia, roti Hatari, minyak goreng, biskuit, sampo Kodomo, obat-obatan, Energen, kain sarung, odol, peralatan kerja seperti skrup dan cangkul, serta bumbu Royco. Seluruh bantuan tersebut dibagikan berdasarkan jumlah kepala keluarga (KK) di masing-masing desa terdampak.
Berdasarkan data resmi, sebanyak 26 desa di Kecamatan Gandapura terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, 20 desa menerima bantuan pada penyaluran hari ini, yakni Samuti Rayeuk, Samuti Makmur, Ceubo, Ie Rhop, Mon Jambe, Blang Guron, Cot Puuk, Cot Tufah Alue Mangkie, Cot Tunong, Teupin Siron, Lingka Kuta, Geurugok, Lapang Barat, Keude Lapang, Blang Keude, Lhok Mambang, Lapang Timu, Paya Baro, Pante Sikumbong, dan Dama Kawan.
Sementara enam desa lainnya telah lebih dulu mengambil bantuan, yaitu Blang Rheu, Samuti Aman, Cot Mane, Samuti Krueng, dan Mon Keulayu.
Camat Gandapura, Azmi, S.Sos., menegaskan bahwa seluruh bantuan telah disalurkan tanpa terkecuali. Ia juga meluruskan isu kegaduhan yang sempat terjadi di Kantor BPBD Bireuen sehari sebelumnya.
“Tidak ada penahanan bantuan. Kegaduhan yang terjadi murni akibat miskomunikasi. Sebagian desa memang sudah lebih dulu mengambil bantuan dari gudang BPBD, sementara desa lainnya belum. Karena itu saya meminta keuchik desa yang belum menerima agar segera datang ke kantor BPBD,” jelas Azmi.
Ia menambahkan, seluruh proses penyaluran bantuan kini telah rampung. “Alhamdulillah, hari ini semua bantuan sudah datang dan telah kita salurkan sepenuhnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua APDESI Gandapura, Tgk. Mauliadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Camat Gandapura atas komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat sejak awal bencana.
“Sejak banjir melanda pada 26 November 2025 hingga hari ini, Jumat 16 Januari 2026, Camat Gandapura terus membackup dan mendampingi masyarakat tanpa henti. Kami dari APDESI Gandapura menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat,” ungkapnya. (Taufiq)
