liputaninvestigasi.com – Sejumlah desa di Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, mendapat penanganan serius menyusul tertimbunnya akses ja...
liputaninvestigasi.com – Sejumlah desa di Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, mendapat penanganan serius menyusul tertimbunnya akses jalan akibat longsor dan banjir yang melanda kawasan tersebut. PT Syaukat Sejahtera mengerahkan tiga unit alat berat jenis beko serta menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat sejak 27 November hingga 4 Desember 2025.
Sedikitnya 40 desa se-Kecamatan Gandapura menjadi lokasi penanganan pembersihan jalan serta distribusi bantuan logistik bagi warga terdampak.
Kegiatan tanggap darurat ini langsung dipantau oleh Humas PT Syaukat Sejahtera, Payeh Jabet, bersama anggota DPRK Bireuen, Surya Darma, yang turut mendampingi di lapangan.
Menurut Payeh Jabet, pihaknya melakukan koordinasi intensif dengan masyarakat yang berada di sepanjang jalur terdampak demi mempercepat proses pembukaan akses jalan.
“Kami mengoordinir masyarakat di kawasan Gandapura untuk membantu proses pembukaan jalan yang tertimbun. Tujuan utamanya adalah memastikan jalur antar-desa kembali terhubung,” ujar Payeh Jabet.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Surya Darma memberikan dukungan signifikan dalam mempercepat penerimaan informasi dari masyarakat terdampak.
“Kami sangat terbantu dengan pendampingan Pak Surya Darma yang membackup informasi dari masyarakat. Begitu laporan masuk, kami bergerak cepat menurunkan alat berat dan menyalurkan sembako,” tambahnya.
Hingga hari ini, proses pembersihan material longsor masih terus dilakukan guna memastikan mobilitas warga, distribusi logistik, serta akses layanan darurat kembali berjalan normal.
PT Syaukat Sejahtera menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemulihan pascabencana di wilayah Bireuen, khususnya pada titik-titik rawan longsor dan banjir.
“Upaya ini merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan dalam membantu masyarakat saat mengalami situasi sulit,” tutup Payeh Jabet. (Taufiq)
