Bireuen/liputaninvrstigasi.com -Sudah lebih dari dua pekan pascabanjir melanda Kecamatan Peusangan Siblaih Krueng, Kabupaten Bireuen, Aceh...
Bireuen/liputaninvrstigasi.com-Sudah lebih dari dua pekan pascabanjir melanda Kecamatan Peusangan Siblaih Krueng, Kabupaten Bireuen, Aceh, namun hingga Jumat (12/12/2025) aliran listrik di sejumlah kawasan masih padam. Kondisi ini berbanding terbalik dengan laporan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia kepada Presiden RI Prabowo Subianto pada kunjungan 6 Desember 2025, yang menyebutkan bahwa 98 persen wilayah Aceh telah kembali mendapat pasokan listrik.
Di lapangan, warga Peusangan Siblaih Krueng mengaku masih hidup dalam kegelapan dan kesulitan air bersih karena umumnya mengandalkan sumur bor yang membutuhkan listrik untuk beroperasi.
Ramadhan, salah seorang warga, mengatakan masyarakat kini sangat membutuhkan penerangan dan pasokan listrik stabil untuk memenuhi kebutuhan dasar.
“Jangan sampai karena lambatnya perbaikan lampu, masyarakat lupa cara menghidupkan keran. Masak di tempat lain sudah menyala, di sini masih padam,” ujarnya.
Ramadhan menilai seharusnya pihak PLN Rayon Ganda Putra melakukan pemerataan suplai listrik sembari proses perbaikan berlangsung.
“Minimal pembagian merata, meski hanya dua jam di setiap daerah,” kata dia.
Hingga berita ini diterbitkan, warga masih menunggu kejelasan terkait pemulihan penuh aliran listrik di kawasan tersebut.
Sejumlah warga lainnya juga menyampaikan keluhan serupa. Mereka mengatakan belum ada informasi pasti dari pihak terkait mengenai kapan jaringan listrik di wilayah tersebut akan pulih secara penuh.
Pemadaman yang tak kunjung tuntas ini menambah beban masyarakat yang masih dalam tahap pemulihan pascabanjir. Sebagian rumah masih dipenuhi lumpur sisa banjir, sementara kegiatan ekonomi belum kembali normal.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan PLN segera mempercepat proses pemulihan agar aktivitas harian dapat kembali berjalan normal.
Hingga berita ini diturunkan, PLN setempat belum memberikan pernyataan resmi mengenai penyebab lambatnya pemulihan listrik di Peusangan Siblaih Krueng maupun estimasi waktu perbaikan. (Nadar)
