liputaninvestigasi.com – Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, menegaskan bahwa informasi ...
Pernyataan tersebut disampaikan Murthalamuddin pada Minggu, 30 November 2025, sebagai upaya untuk meluruskan kabar menyesatkan yang sudah terlanjur tersebar luas di tengah masyarakat.
“Saya pastikan data itu tidak benar alias kabar hoax,” ujarnya. Minggu 30 November 2025.
Murthalamuddin, yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai dan menyebarkan informasi tanpa sumber resmi. Ia menegaskan bahwa seluruh informasi terkait korban banjir Aceh hanya dapat dirujuk dari pemerintah dan lembaga resmi.
“Kabar resmi terkait korban bencana banjir, hanya dari pemerintah dan lembaga-lembaga resmi lainnya,” tegasnya.
Data Sementara: 80 Meninggal, 71 Hilang
Berdasarkan pendataan sementara yang dihimpun dari rumah sakit, petugas lapangan, dan instansi terkait, jumlah korban meninggal akibat banjir Aceh tercatat sebanyak 80 orang.
Sementara itu, jumlah korban yang hilang dan belum ditemukan mencapai 71 orang. Untuk memastikan keberadaan para korban hilang tersebut, pihaknya tengah melakukan koordinasi intensif dengan TNI/Polri, rumah sakit, BPBD, dan unsur pemerintah gampong.
Murthalamuddin menegaskan bahwa data tersebut bersifat sementara dan akan terus diperbarui seiring proses pencarian serta pendataan yang masih berlangsung di lapangan.
Pemerintah Aceh mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, guna menghindari kepanikan dan misinformasi di tengah kondisi darurat bencana.
