liputaninvestigasi.com — Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Sabang melepas kontingen pencak silat yang akan berlaga pada Pr...
liputaninvestigasi.com — Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Sabang melepas kontingen pencak silat yang akan berlaga pada Pra Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) 2025 Wilayah I di Kabupaten Bener Meriah. Prosesi pelepasan berlangsung di Gedung Kesenian Kota Sabang, Minggu (23/11/2025).
Ketua IPSI Kota Sabang, Agus Halim, memimpin acara pelepasan tersebut didampingi jajaran pengurus IPSI, serta dihadiri para pembina dan pelatih dari sejumlah perguruan pencak silat di Sabang, yaitu Persinas ASAD, PSHT, dan Tapak Suci. Kontingen dijadwalkan bertanding pada 26–29 November 2025.
Dalam sambutannya, Agus Halim mengapresiasi semangat para atlet yang telah menjalani proses latihan dan seleksi.
“Kami berharap para atlet tampil dengan penuh semangat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas serta persaudaraan. Ini menjadi momentum bagi Sabang untuk meraih tiket menuju PORA Aceh 2026,” ujarnya.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sabang, Raja Darmawan, SE., M.Si, yang turut hadir, menyampaikan dukungan dan optimisme terhadap pencapaian atlet pencak silat dalam ajang tersebut.
“Kami bangga dengan kekompakan dan kerja keras para atlet. Semoga cabang pencak silat dapat menyumbang tiket ke PORA dan membawa nama baik Kota Sabang,” ucapnya.
Sementara itu, Pembina Persinas ASAD Kota Sabang, Tgk. Alimuddin S, menilai proses seleksi atlet telah dilaksanakan secara objektif dan fair play, sehingga tim yang berangkat merupakan representasi terbaik Sabang.
Ketua Tim Pelatih, Hendra Santoso, memastikan seluruh atlet berada dalam kondisi prima dan siap berlaga dengan kemampuan maksimal.
Pelepasan kontingen ditutup dengan doa serta pesan motivasi dari Ketua IPSI Kota Sabang agar atlet menjaga fokus, disiplin, dan kekompakan selama pertandingan.
Dengan dukungan penuh masyarakat dan seluruh stakeholder olahraga, IPSI Kota Sabang menargetkan cabang pencak silat mampu memberikan prestasi terbaik dan mengamankan slot untuk tampil pada PORA Aceh 2026.
