liputaninvestigasi.com – Mantan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) bersama Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Partai Aceh (PA) Wilayah Bate Iliek, Kabu...
liputaninvestigasi.com – Mantan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) bersama Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Partai Aceh (PA) Wilayah Bate Iliek, Kabupaten Bireuen, menyampaikan pernyataan sikap tegas terkait dinamika politik yang tengah berkembang di Aceh.
Pernyataan tersebut dibacakan langsung oleh mantan Panglima Muda GAM Daerah III Bate Iliek, Boing, pada Senin (8/9/2025). Dalam pernyataannya, Boing menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli, yang dinilai konsisten memperjuangkan aspirasi rakyat Aceh.
“Pertama, kami mendukung penuh pernyataan Ketua DPRA serta segala tuntutan mahasiswa dalam aksi demo kemarin di depan kantor DPRA. Kedua, kami menilai sikap Ketua DPRA sejalan dengan aspirasi masyarakat Aceh yang harus didukung dan dihargai oleh seluruh pihak,” tegas Boing.
Lebih lanjut, pihaknya mengecam keras pihak-pihak yang berusaha membungkam aspirasi rakyat Aceh dengan menyerang Ketua DPRA, baik secara pribadi maupun secara politik.
“Kami mengajak seluruh elemen mahasiswa, pemuda, dan masyarakat Aceh untuk bersatu menjaga marwah perjuangan rakyat Aceh serta memberikan dukungan penuh kepada Ketua DPRA, Zulfadhli,” tambahnya.
Boing juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dilancarkan pihak tertentu untuk melemahkan perjuangan rakyat Aceh.
“Kami meminta kepada seluruh rakyat Aceh agar tidak termakan isu-isu provokasi yang dimainkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Persatuan dan soliditas rakyat Aceh adalah kunci untuk menjaga martabat perjuangan kita,” pungkasnya.
Selain itu, Boing berharap pemerintah pusat segera merealisasikan seluruh butir-butir perjanjian MoU Helsinki yang menjadi komitmen bersama antara Aceh dan Jakarta. Menurutnya, implementasi penuh MoU tersebut sangat penting demi menjaga perdamaian sekaligus mewujudkan aspirasi masyarakat Aceh.
