liputaninvestigasi.com – Pemadaman listrik kembali melanda sebagian besar wilayah Aceh sejak Senin (29/9) sore akibat gangguan jaringan tra...
Kepala PLN Rayon Gandapura, Reza Reatrianda, menjelaskan bahwa sistem transmisi tersebut merupakan jaringan interkoneksi yang terhubung dengan sejumlah wilayah di Sumatera. Akibatnya, dampak gangguan tidak hanya dirasakan di Aceh, namun juga ikut memengaruhi stabilitas pasokan di jalur lintas timur Aceh.
“Gangguan ini sudah terjadi sejak kemarin, dan sampai hari ini belum bisa dipastikan kapan kembali normal. PLTU Nagan Raya ikut terdampak, sementara PLTG Arun juga mengalami gangguan sehingga belum dapat menyuplai daya penuh,” ujar Reza.
Meski demikian, PLN memastikan tim teknis terus bekerja keras di lapangan. “Saat ini ratusan personel PLN diturunkan untuk mempercepat pemulihan. Proses normalisasi butuh waktu karena pembangkit yang shutdown memerlukan tahapan start up kembali sebelum bisa beroperasi,” tambahnya.
Untuk wilayah Gandapura sendiri, Reza menyebut pihaknya masih berupaya melakukan pengaturan agar pemadaman bisa dilakukan secara bergilir. “Alhamdulillah, di rayon kita masih bisa kita atasi walaupun harus padam bergilir beberapa jam,” ujarnya.
PLN mengimbau masyarakat agar tetap bersabar. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Gangguan bukan bersumber dari rayon kita, melainkan dari sistem pembangkit dan jaringan transmisi. Kami berharap masyarakat mendukung upaya tim PLN di lapangan agar pemulihan bisa segera tercapai,” pungkas Reza. (Taufiq)
