Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, secara resmi membuka forum diskusi bertajuk “Mengembangkan dan Melindungi Ekonomi Kelapa S...
Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, secara resmi membuka forum diskusi bertajuk “Mengembangkan dan Melindungi Ekonomi Kelapa Sawit: Perbaikan Tata Kelola dan Rantai Pasok” di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Selasa (12/8).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda dan sejumlah perwakilan kedutaan besar negara lain, Kementerian PPN/Bappenas, pimpinan instansi terkait di Aceh, lembaga internasional, akademisi, pelaku usaha, dan organisasi masyarakat sipil.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk mewujudkan tata kelola kelapa sawit yang baik, bebas deforestasi, dan sesuai standar perdagangan global. Ia menekankan pentingnya menjaga kelestarian hutan Aceh yang luasnya mencapai lebih dari 3,5 juta hektare, termasuk ekosistem Leuser dan Ulu Masen, sebagai penyangga iklim, penyerap karbon, dan sumber air bersih.
“Kelapa sawit adalah komoditas unggulan yang menjadi bagian penting perekonomian Aceh. Namun, keberlanjutan tidak hanya diukur dari sisi ekonomi. Kita harus memperkuat tata kelola, meningkatkan produktivitas, memperbaiki rantai pasok, dan menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Fadhlullah.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Aceh telah meluncurkan Peta Jalan Kelapa Sawit Berkelanjutan Aceh 2023–2045 yang memprioritaskan produksi tanpa deforestasi, pemberdayaan petani swadaya, kemitraan multipihak, serta akses pembiayaan hijau.
Fadhlullah berharap forum ini menjadi wadah kolaborasi untuk membangun sektor kelapa sawit yang menguntungkan, ramah lingkungan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat. “Keberhasilan Aceh akan ditentukan oleh kemauan kita berbagi pengetahuan, menyatukan visi, dan berpegang pada prinsip keberlanjutan,” tegasnya.
Acara ditutup dengan pembukaan resmi diskusi oleh Wakil Gubernur Aceh, menandai dimulainya rangkaian pembahasan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang hadir. []
