Bireuen/liputaninvestigasi.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80, turnamen sepak bola antar desa se-...
Bireuen/liputaninvestigasi.com– Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80, turnamen sepak bola antar desa se-Kecamatan Gandapura resmi dibuka pada Rabu (30/7/2025) di Lapangan Kecamatan Gandapura.
Acara pembukaan berlangsung meriah dan disambut antusias oleh ratusan masyarakat yang hadir menyaksikan langsung jalannya acara.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Camat Gandapura Azmi, S.Ag, Danramil 08 Gandapura Lettu Nurdin Juned beserta anggota Babinsa, Kapolsek Gandapura AKP Hendri Yunan bersama Bhabinkamtibmas, serta Anggota DPRK Bireuen dari Dapil 3, Hidayatus Siddiq dan Syahrizal Agani.
Dalam sambutannya, Camat Gandapura, Azmi, menyampaikan bahwa turnamen ini selain untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, juga bertujuan menjaring atlet-atlet unggul, khususnya di bidang sepak bola.
“Turnamen ini bertujuan untuk menjaring bibit-bibit unggul dari desa serta menjunjung tinggi nilai sportivitas. Ini juga menjadi momentum silaturrahmi. Jangan sampai karena sepak bola kita ribut dan terpecah. Jaga damai, jaga semangat kebersamaan, ” tegas Camat Azmi.
Sementara itu, Ketua Panitia Munawar menyampaikan bahwa turnamen ini diikuti oleh 24 desa dari total 40 desa yang ada di Kecamatan Gandapura. Seluruh pemain diwajibkan memiliki KTP Gandapura.
“Ajang ini bukan sekadar kompetisi, namun juga wadah untuk mempererat persaudaraan antar pemuda gampong,” ujar Munawar.
Turnamen ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa pekan ke depan dan diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan dalam kalender kepemudaan Gandapura.
Sebagai laga pembuka, pertandingan perdana mempertemukan Desa Damakawan melawan Desa Tanjong Raya. Kedua tim diyakini akan menyuguhkan pertandingan yang seru, mengingat kekuatan dan semangat pemuda dari kedua desa.
Panitia telah menyiapkan hadiah menarik berupa:
Juara 1: Rp 5.000.000 + paket terapi
Juara 2: Rp 3.000.000 + paket terapi
Top Skor: Rp 250.000 + terapi
Pemain Terbaik: Rp 250.000 + terapi
“Turnamen ini tidak hanya berorientasi pada piala dan uang, namun lebih kepada membangun kebanggaan dan semangat pemuda desa,” tutup Munawar. (Taufik)