BANDA ACEH - Terkait Plt Gubernur Aceh pada PKA ke-7 hanya menonjolkan adat dan suku kampung halamanya, didukung oleh Ketua DPRA Tgk Muh...
BANDA ACEH - Terkait Plt Gubernur Aceh pada PKA ke-7 hanya menonjolkan adat dan suku kampung halamanya, didukung oleh Ketua DPRA Tgk Muharuddin karena menurutnya apa yang dilakukan Nova Iriansyah wajar-wajar saja karena Gayo juga termasuk daerah Aceh.
"saya mendukung apa yang dilakukan Gubernur Aceh termasuk memakai seragam adat gayo pada acara pembukaan PKA ke-7 di Stadion lhong raya, karena itu wajar-wajar saja sebap Gubernurnya juga asli dari Gayo." Kata Ketua DPRA Tgk Muharuddin kepada media ini melalui telepon seluler. Rabu malam (8/8/2018).
Menurut Tgk Muhar bahwa moment PKA ke-7 adalah moment Nova Iriansyah sebagai kepala daerah kemudian kebangaan Plt Gubernur Aceh tersebut terhadap budaya suku gayo harus dimaklumi karena itu daerahnya.
"Harus dimaklumi dan dipahami bersama bahwa gayo juga budaya Aceh tidak ada beda dengan adat dan suku lainnya yang ada di Aceh seperti suku Alas, suku Singkil, suku Kluet dan lain sebagainya adalah semua budaya Aceh," ungkap Tgk Muhar.
Aceh ini berbagai suku malah yang ditampilkan pada PKA ke7 menjadi aset Aceh kedepan yang harus disport apalagi pelaksanan Pekan Kebudayaan Aceh sedang berlangsung di depan mata.
Saya tidak sepakat ada pihak yang mengatakan lebih menonjol gayo, karena untuk saat ini memang seperti itu rencana dan program kegiatan PKA, namun nantinya kedepan akan kita lakukan evaluasi. Tambah Muharuddin ketua DPR Aceh tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, sudah menjadi konsumsi publik sehingga timbul dugaan dari masyarakat bahwa Nova Iriansyah hanya menonjolkan suku gayo disebabkan pada pembukaan PKA ke-7, Plt Gubernur Aceh tersebut menggenakan seragam adat Gayo, disertai juga adanya baliho dengan seragam adat gayo begitu juga dilapangan adanya pembagian gelang kerawang gayo dan shall kerawang gayo.
Selain berpakaian adat gayo disamping itu adanya pembagian souvenir yang berasal dari gayo, hal itulah yang dapat membuat konsumsi publik kenapa harus dari gayo, sehingga timbul penulisan netizen di media sosial, Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) menjadi Pekan Kebudayaan Gayo (PKG).
Ada juga netizen yang menulis bahwa plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah tidak netral, dianggap terlalu menonjolkan budaya Gayo dalam perhelatan PKA Ke-7, padahal Aceh memiliki banyak suku, adat dan budaya. Meski Nova Iriansyah orang Gayo, namun sebagai Plt. Gubernur Aceh, seharusnya berdiri diatas semua kelompok dan golongan.
Disamping itu pada acara pembukaan PKA ke-7 di stadion lhong raya membuat banyak masyarakat kecewa pasalnya tidak semua masyarakat bisa menyaksikan acara tersebut disebapkan tidak diizinkan petugas dengan dalih sudah penuh.
Atas sikap panitia dan tindakan petugas Muharuddin mengaku kecewa dan tidak sepakat karena menurut yang Ia lihat masih banyak kursi yang kosong namun kenapa tidak diizinkan oleh petugas.
"Ini menjadi hal yang penting untuk panitia supaya kedepannya menjadi evaluasi jangan seperti ini lagi. tutup Muharuddin Ketua DPR Aceh.
