ACEH JAYA - Sebanyak 640 warga di Kabupaten Aceh Jaya terpaksa harus mengungsi karena rumahnya terendam banjir yang melanda daerah itu...
ACEH JAYA - Sebanyak 640 warga di Kabupaten Aceh Jaya terpaksa harus mengungsi karena rumahnya terendam banjir yang melanda daerah itu, akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut. Selain banjir, sejumlah titik dilanda longsor serta pohon tumbang kemarin.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, sejumlah kafe di Geurutee rusak. Selain itu, air menggenangi badan jalan Nasional lintas Calang-Lamno di Desa Meudheun, Kecamatan Jaya.
Banjir juga dirasakan langsung oleh warga Gampong Blangmonlueng, Kecamatan Sampoiniet. Mereka terpaksa harus mengungsi di hari Raya Idul Adha 1439 H, setelah rumahnya terendam banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek SH mengatakan, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Aceh Jaya telah menangani kejadian itu. "Kita membuka dapur umum lapangan serta menyalurkan bantuan logistik kepada korban terdampak banjir," kata T. Ahmad Dadek kemarin (22/8/2018).
Dia juga mengatakan, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah telah memerintahkan penyaluran bantuan kepada korban banjir yang merendam 146 rumah di Desa Sapek, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya. "Tadi malam kita telah membawa bantuan untuk korban banjir di Desa Sapek dan sekitarnya di Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya," ungkap Dadek.
Menurut dia, korban yang terdampak banjir di Aceh Jaya berjumlah 640 jiwa dari 162 kepala keluarga. Proses pengiriman bantuan, ungkap Dadek, berjalan lancar.
Kondisi terkini hingga tadi malam, Aceh Jaya masih terus diguyur hujan sehingga masyarakat diminta tetap waspada. Sebagian korban banjir di Aceh Jaya sudah mengungsi ke tempat aman. Pemerintah setempat juga mendirikan dapur umum di lokasi pengungsian.
