Langsa - Warga Desa Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baroe mendapati seorang pria yang sedang bermesraan dengan wanita yang bukan ...
Langsa - Warga Desa Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baroe mendapati seorang pria yang sedang bermesraan dengan wanita yang bukan istrinya, Sabtu (28/7) sekitar pukul 14.00 Wib. Menurut informasi dari warga setempat, Pria tersebut adalah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Langsa berinisial SF.
Kepala Bappeda Kota Langsa itu, keperogok oleh warga sedang berduaan dengan seorang wanita dan sedang “bermanja” di sebuah Gudang kawasan Desa Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baroe. Akibatnya, warga yang tak terima dengan ulah SF yang diduga melakukan perbuatan melanggar Syari'at Islam (mesum) itu, di giring keluar Gudang dan keduanya dimandikan dengan air selokan (parit).
Menurut informasi, kejadian tersebut belangsung antara pukul 14.00 Wib hingga pukul 16.30 Wib. Saat itu warga yang manaruh curiga mencoba mendatangi sebuah gudang yang ada di Desa Paya Bujok Seuleumak. Ternyata, didalam gudang itu terdapat sepasang insan berlainan jenis yang tidak ada ikatan perkawinan sedang bermesraan. Langsung saja warga menangkapnya dan menggiring mereka keluar gudang.
Menurut keterangan saksi mata, saat ditangkap SF yang menjabat sebagai Kepala Bappeda di Pemko Langsa mengaku bukan warga Langsa. Namun SF tidak bisa mengelak ketika ada warga lainnya yang benar-benar mengenal SF.
Selanjutnya, untuk menyelesaikan kasus pelanggaran syariat Islam itu, SF bersama teman wanita nya terlebih dahulu dimandikan dengan air selokan (Parit) sebelum akhirnya disepakati penyelesaian secara adat.
“Mungkin pilihan yang diambil adalah penyelesaian secara adat, jadi dimandikan air parit dulu,” kata warga setempat.
Sementara kasus tersebut saat ini sudah ditangani oleh perangkat Desa Paya Bujok Seuleumak guna di proses lebih lanjut.
