IA SIMEULUE - Pemerintah kabupaten simeulue menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Daerah (HARDIKDA) ke-58 tahun 2017 yang berla...
IA SIMEULUE - Pemerintah kabupaten simeulue menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Daerah (HARDIKDA) ke-58 tahun 2017 yang berlangsung di halaman lapangan pondopo bupati. Kamis 7 september 2017.
Bupati simeulue Erli hasyim SH. S,Ag M.I.KOM bertindak sebagai inspektur upacara membacakan sambutan Gubernur Aceh Irwandi Yususf yang menegaskan hari pendidikan aceh merupakan symbol keistimewaan bidang pendidikan yang ada dibumi serambi mekah.
Selanjutnya dibacakan, peringatan Hardikda Aceh yang dirayakan setiap tahunnya bukan hanya sekedar diwarnai upacara belaka. “Hardikda menjadi momentum untuk memperbaiki diri agar pendidikan daerah semakin maju dan berkembang.
“Mari kita jadikan upacara ini sebagai langkah mendorong semangat kita untuk lebih bekerja keras sehingga keistimewaan aceh di bidang pendidikan tidak hanya di atas kertas tapi dapat kita buktikan secara kualitas. Kata bupati dalam amanat yang dibacakanya.
Bupati simeulue juga mengungkapkan perkembangan pendidikan di kabupaten simeulue dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, dibuktikan dengan kelulusan siswa yang diterima di perguruan tinggi maupun swasta.
Dinas pendidikan telah mencanangkan program sekolah bestari dan islami dengan melaksanakan penghijauan serta penataan di lingkungan sekolah yang selanjutnya akan diberi reward bagi yang dinilai sebagai sekolah bersih dan sehat sebesar 10 juta rupiah.
Dinas pendidikan kedepan akan focus meningkatkan kapabilitas dan kemampuan guru yang berkualitas menguasai teknologi dan inovatif serta manajemen bagi kepala sekolah. Ungkap erli
Bupati berharap kepada para siswa yang merupakan generasi penerus untuk selalu belajar dalam mengukir prestasi, “jauhi dan hindari semua unsur dan kegiatan negative agar masa depan yang cerah dan sejahtera dapat terwujud. Diakhir sambutan bupati simeulue mengucapkan terima kasih kepada guru-guru yang ada di kabupaten simeulue serta pihak yang terlibat dalam pendidikan yang telah berupaya terus menerus untuk meningkatkan pendidikan di kabupaten simeulue ini. Tutup Erli Hasyim.
Bupati simeulue Erli Hasyim bersama dengan salah satu siswa kabupaten simeulue Andreas gunawan yang menjadi penggibar bendera pusaka di istana Negara pada 17 agustus 2017 kemaren di Jakarta
Pada upacara Hardikda tersebut dihadiri wakil ketua dewan dprk kabupaten simeulue, kapolres, dandim, kajari, kepala SKPK serta unsur forkopimda lainnya di jajaran kabupaten simeulue dan diikuti oleh ratusan PNS serta pelajar, juga terlihat andreas gunawan salah satu siswa yang menjadi pengibar bendera pusaka di istana Negara.
Sementara kepala dinas pendidikan kabupaten simeulue Raduin S.pd diruang kerjanya kepada media ini mengatakan pendidikan kabupaten simeulue ada peningkatan setiap tahunnya dibuktikan dengan kelulusan siswa yang diterima di perguruan tinggi baik negeri dan swasta, serta di setiap daerah kecamatan di kabupaten simeulue sudah ada sekolah baik tingkat SD, SMP maupun SMA dan SMK, hanya ada beberapa daerah yang belum ada sekolah SMK tetapi kedepan akan di upayakan untuk ditingkatkan. Katanya
Melalui hari peringatan HARDIKDA Aceh raduin mengajak kepada seluruh guru yang ada dikabupaten simeulue untuk terus meningkatkan kinerjanya, “baik kepala sekolah, guru dan pengawas untuk bekerja dengan sungguh-sungguh penuh dengan keiklasan. Tambahnya lagi.
Saat media ini menanyakan apa yang menjadi kendala pendidikan di kabupaten simeulue, raduin mengatakan tidak ada kendala dan hambatan hanya saja permasalahan sedikit mengenai transportasi bagi kepala sekolah serta pengawas yang tidak memiliki kendaraan dinas, serta di kabupaten simeulue masih kekurangan guru, “jika kita lihat secara data memang jumlah guru melebihi tetapi pendidikan guru ada yang tingkatan SMA, karena pada saat itu tidak ada guru makanya tamatan SMA diangkat menjadi guru kontrak, ditambahkan raduin maka kedepan guru yang tamatan SMA kita alihkan menjadi tenaga administrasi, kedepan yang akan menjadi guru adalah benar-benar yang sudah sarjana yang memang memiliki kemampuan seorang guru. Kata raduin.(**)



