Bireun/liputaninvestigasi.com -Koalisi Gerakan Sipil Kabupaten Bireuen mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam Aksi J...
Bireun/liputaninvestigasi.com-Koalisi Gerakan Sipil Kabupaten Bireuen mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam Aksi Jilid II yang akan digelar pada 6 April 2026 di halaman Kantor Pemerintahan Kabupaten Bireuen.
Aksi dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB bertujuan mendorong pemenuhan hak-hak korban banjir yang dinilai belum sepenuhnya terealisasi.
Aksi lanjutan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus tekanan moral kepada pihak terkait agar penanganan pascabencana dilakukan secara adil, transparan, dan merata. Berdasarkan temuan di lapangan, masih terdapat kesenjangan antara kebutuhan masyarakat terdampak dengan bantuan yang telah disalurkan.
“Aksi ini adalah kelanjutan dari upaya bersama untuk memastikan korban banjir mendapatkan haknya secara layak,” ujar Koordinator Umum Koalisi, M. Akmal. Jumat (3/4/2026)
Dikatakannya, Aksi damai tersebut terbuka untuk berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, mahasiswa, pemuda, hingga organisasi sipil yang memiliki kepedulian terhadap isu keadilan sosial.
Dalam agenda aksi, Koalisi membawa sejumlah tuntutan utama, di antaranya:
Mendorong transparansi data korban dan distribusi bantuan. Mendesak percepatan pemulihan masyarakat terdampak
Menuntut keadilan dalam penyaluran bantuan. Mengawal keterbukaan informasi publik.
Koalisi menegaskan bahwa aksi akan berlangsung secara damai dan bertanggung jawab, serta mengedepankan penyampaian aspirasi secara terbuka.
Mereka berharap kehadiran masyarakat dapat memperkuat suara kolektif dalam memperjuangkan hak-hak korban banjir.
“Perubahan tidak akan datang tanpa suara, dan suara akan lebih kuat ketika kita bersatu,” kata Akmal. (Taufiq)
